Monday, December 13, 2010

===Keutamaan Menyebarkan SALAM===

''Sesungguhnya diantara tanda-tanda telahdekatnya kiamat ialah manusia tidak maumengucapkan salam kepada orang lain kecualiyang dikenalnya saja(HR.Ahmad)''

Keutamaan Menyebarkan As-Salamu ‘ alaykum

Sebagai ajaran Rabbani Islam memang lengkapdan sempurna. Islam mengatur segenap urusankehidupan manusia dari perkara yang paling kecilhingga perkara yang paling besar. Dari urusanyang bersifat individual hingga urusan sosial. Salahsatu tuntunan Islam ialah perkara bertegur sapaantara seorang beriman dengan Muslim lainnya.Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallammencontohkan bahwa bila seorang Muslimberjumpa dengan Muslim lainnya, maka hendaklahia mengucapkan sapaan khas Islam yaitu As-Salamu ‘Alaikum wa Rahmatullah wa Barakatuh,artinya Salam damai untukmu dan semogaRahmat dan Keberkahan Allah menyertaimu.

Subhanallah. ..! Begitu indahnya tegur-sapa yangdiajarkan agama Allah kepada hamba-hambaNyayang beriman.Bahkan dalam suatu kesempatan Nabi shollallahu’ alaih wa sallam menggambarkan tindakanmengucapkan salam sebagai bentuk ajaran Islamyang lebih baik. Menebar salam disetarakan denganmemberi makanan kepada orang yang dalamkesusahan. أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّالْإِسْلَامِ خَيْرٌ قَالَ تُطْعِمُالطَّعَامَ وَتَقْرَأُ السَّلَامَ عَلَىمَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْSesungguhnya seorang laki-laki bertanya kepadaNabi shollallahu ’alaih wa sallam : “Manakah ajaranIslam yang lebih baik?” Rasul shollallahu ’alaih wasallam bersabda: ”Hendaklah engkau memberimakanan dan mengucapkan salam kepada orangyang kamu kenal dan yang tidak. ” (HR Bukhary)

Dalam hadits yang lain Nabi shollallahu ’alaih wasallam menjelaskan korelasi antara mengucapkansalam dengan saling mencinta antara satu Muslimdengan Muslim lainnya. Kemudian korelasi antarasaling mencinta dengan keimanan. Kemudianakhirnya korelasi antara beriman dengan izin dariAllah untuk masuk surga, negeri keabadian yangpenuh dengan kesenangan abadi. عَنْ أَبِيهُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَاتَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُواوَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّواأَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَافَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتْمُ أَفْشُواالسَّلَامَ بَيْنَكُمْ Berkata Abu Hurairahradhiyallahu ’anhu bersabda Rasulullah shollallahu’alaih wa sallam : “Kalian tidak akan masuk surgasehingga kalian beriman. Kalian tidak berimansecara sempurna sehingga kalian saling mencinta.Maukah kalian aku tunjukkan suatu perkara bilakalian lakukan akan saling mencinta? Biasakanlahmengucapkan salam di antara kalian (apabilaberjumpa). ” (HR Muslim)

Dengan kata lain Nabishollallahu ’alaih wa sallam ingin menjelaskanbahwa kumpulan Muslim yang tidak suka salingmenebar salam maka tidak akan saling mencinta.Bila atmosfir saling mencinta tidak ada, makakeimanannya diragukan keberadaannya. Dan jikakeimanannya diragukan, maka kemungkinanmasuk surga-pun menjadi kecil

.Saudaraku, marilah kita berlomba untuk masuksurga dengan jalan senantiasa menebar salam satusama lain di antara sesama kaum muslimin.Sungguh sederhana, namun sebagian kita engganmelakukannya. Padahal akibat yangditimbulkannya menjadi idaman setiap Muslim:Masuk surga...! Bukankah ini bentuk kompetisisatu-satunya yang dibenarkan Allah untukdiperebutkan di antara sesama Muslim?وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْرَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَاالسَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْلِلْمُتَّقَنيِ “Dan bersegeralah kamu kepadaampunan dari Rabbmu dan kepada surga yangluasnya seluas langit dan bumi yang disediakanuntuk orang-orang yang bertakwa, ” (QS Ali Imranayat 133)

Ya Allah, aku mohon kepadaMu akan RidhaMu danSurgaMu dan aku berlindung kepadaMu dariMurkaMu dan NerakaMu.

No comments:

Post a Comment